Rabu, 03 April 2013

MYRNA MYURA - FITTING!



Hollaback gals! Hari Minggu kemarin saya berkunjung ke Jl. Datuk Ibrahim  Condet untuk yang kedua kalinya. Saya sampai lupa alamatnya loh, terakhir berkunjung ke rumah jeng Myrna ini bulan Oktober 2012. Dengan berdebar-debar penasaran saya mengetuk pintu rumahnya yang  tidak lama kemudian disambut oleh  jeng Myrna dengan kaos hitam dan celana jeans. Look chic as always. Seperti biasa, begitu masuk rumahnya, mata kita pasti langsung tertuju ke kebaya di manekinnya. There’s a gorgeous pink silver kebaya with long train right after I entered her house.  Langsung ngarep jangan-jangan itu kebaya saya, eh tapi koq warnanya silver, kebaya saya kan harusnya gold pink. Jeng myrna langsung bilang kalo itu bukan kebaya saya, tapi ekornya pake ekor kebaya saya. Uwooo ternyata baru ekornya yang jadi.  :D

Sebentar kemudian keluarlah kebaya saya dari peraduannya, I was truly amazed with her talent of playing  colors. Saya Cuma minta gold and pink, dan dia mengkombinasikan dengan satu warna lagi -- pink pale -- and I love the combination.  Seperti yang dikatakan sebelumnya, saat fitting pertama kebaya saya belum akan dibordir, dipayet, apalagi dipasang kristal swarowsky dulu, tapi sudah kelihatan aplikasi brukatnya. Lalu dengan dibantu oleh jeng myrna sendiri saya memakai bustiernya, dan ternyata bustiernya sempit saudara-saudara! *nangissember. Kebayanya malah kebesaran di lengan, apakah itu berarti lengan saya mengecil? *menaribahagia. Atau mungkin ukurannya Jeng Myrna yang salah? Entahlah, yang pasti ini baru fitting pertama. Fitting selanjutnya H-10! Semoga badan saya tidak berubah lagi. Saat memakai kebaya dan ekornya, saya terkesima dengan diri saya sendiri. Can’t wait for the D-day! I will be the most beautiful bride ever! *Pedebanget *Harus!

Sabtu, 09 Maret 2013

Edisi perenungan puisi "Aku ingin"

Tulisan ini saya buat dalam perjalanan menuju kota Semarang, dalam keadaan mengantuk karena lelah setelah berlari-lari di sore yang cerah mengejar kereta yang akhirnya meninggalkan saya pergi begitu saja dengan teganya. Setelah menembus kemacetan ibu kota yang kejam seperti ibu tiri dengan ojek, tepat begitu masuk pintu gerbang stasiun Gambir, saya melihat ke atas dan kereta saya pergi meninggalkan stasiun Gambir. Lalu saya pun "dadah-dadah" dengan hati gembira. #Maaf, afek tidak serasi. Lalu dengan langkah gontai ( ini yang sebenarnya ) saya dituntun oleh petugas stasiun ke Customer service. Petugas CS dengan kejamnya menyatakan tiket saya hangus! Dan saya harus ke senen jika ingin melanjutkan perjalanan ke semarang, naik kereta Senja Utama Semarang pukul 19.10 yang pada kenyataannya kereta baru berangkat pukul 20.00! Bok, kenapa sih argo ga telat aja. Huft!

Sedari pagi saya merenungkan puisi "Aku Ingin" karya Sapardi Djoko Damono. Sering dengar atau baca kan? Saya bukan pecinta puisi, membaca puisi hanya sekedar baca tanpa merenungkan maknanya lebih dalam. Mungkin saja karena bawaan orang mau nikah saya berubah jadi puitis. Heheee...Selama ini jujur aja saya kira ini puisi dari Kahlil Gibran. Tapi ternyata bukan! Ini karya asli dari sastrawan ternama kita, Bapak Sapardi Djoko Damono. Maaf Pak, selama ini saya telah salah sangka. Bagi yang belum pernah membaca atau lupa, begini syair puisinya.


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mecintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Ketika melihat baris pertama dari puisi ini, "Aku mencintaimu dengan sederhana", saya merasa ungkapan ini langsung menggambarkan sebuah perasaan cinta yang tulus dari seseorang kepada kekasihnya. Tetapi baris selanjutnya membuat saya tergoda untuk menggali makna puisi ini lebih dalam. Kenapa penyair ini mengungkapkan kesederhanaan ini justru dengan ungkapan yang menurut saya tidak sederhana? Kenapa pada kedua baitnya kesederhanaan itu diungkapkan dengan suatu ketiadaan. Ah, memang puisi ini untuk orang-orang yang suka merenungkan sebuah makna secara dalam. Tetapi lucu juga, saya yang bukan tipe seperti itu pun ikut terhanyut dalam puisi ini. Menurut tafsiran saya, penyair ingin menggambarkan sebuah cinta yang tampak sederhana, tulus tidak mengharapkan apa-apa selain yang terbaik untuk kekasihnya. Rela mengorbankan dirinya demi kelanjutan hidup orang yang dicintainya. Tapi kenapa digambarkan juga dengan "kata yang tak sempat diucapkan" dan dengan "isyarat yang tak sempat disampaikan"? Saya jadi penasaran, sedang dalam keadaan bagaimana kah sang penyair menulis puisi ini. Apakah perasaan cinta yang tulus ini tak sempat disampaikan atau masih dipendam? Ataukah sang penyair bermaksud mengungkapkan bahwa cinta yang tulus hanya bisa diungkapkan dengan bukti nyata dari pengorbanannya?

Dari perenungan saya sendiri yang sangat dalam tentang puisi ini, akhirnya saya memutuskan untuk memasukkan puisi yang melegenda ini ke undangan. Sedih juga ya kalau undangan umurnya pendek dan berakhir di tempat sampah, padahal undangan saya ini setelah melalui perenungan yang cukup dalam. #Tsaaahhhh



Jumat, 08 Februari 2013

Balada Foto Prewed

Akhirnyaaaa saya jadi foto prewed juga! Setelah berulang kali reschedule, akhirnya tercapai juga jadi foto model sehari. 

Weekend kemarin saya berangkat ke Semarang dengan hati galau gusar, padahal saya ingin menjaga mood supaya bisa foto senyum natural senang ceria bahagia sentosa. Kenapa galau gusar? Semalam sebelumnya ada pihak tertentu yang membuat saya mewek kejer. Sehari sebelum berangkat itu bisa dibilang bad day, seharian itu full sampai saya baru pulang jam 10 malam dan masih harus packing karena besok subuh saya harus berangkat ke Semarang. Saya juga baru saja dibuat kecewa pada fotografer saya karena konsep yang saya impikan ga bisa terwujud. Di tengah kesibukan packing yang heboh, karena banyak wardrobe dan properti yang harus dibawa ke Semarang, saya menyempatkan diri membalas 7 bbm yang belum sempat saya lihat. Saya akui memang saya salah pada awalnya, bbm memang tidak dapat menangkap ekspresi dan intonasi bicara. Lalu terjadilah sewot di lawan bbm saya. Saya yang kala itu lagi capek, ribet, PMS pula, jadilah malah nangis kejer. Sungguh, saya tidak ada maksud apa-apa, tapi kenapa harus negative thinking tentang saya? Saya berusaha menjelaskan bukan seperti yang dipikirkan, tapi nihil. Dan malam itu yang rencananya mau buru-buru tidur, malah jadi tidur jam 2 pagi. ---____---

Jam 5 pagi saya berangkat menuju stasiun Gambir. Pagi itu saya memutuskan menelpon untuk meminta maaf, tapi karena suasana di kereta yang sunyi dan kalau kita menelepon satu gerbong bisa ikut mendengarkan, saya memutuskan untuk menelpon setibanya saya di Semarang. Tapi apa yang dilakukan oleh lawan bbm saya belakangan membuat saya urung meminta maaf. Saya tidak mengerti kenapa dia malah menebar pikiran negatif ke orang yang akan menjadi bagian penting dalam hidup saya. Sedih, pengen nangis, kesal, campur aduk. Tapi saat itu saya sedang di kereta, ga bisa macem-macem dunk ya. --___--

Jam 3 sore sampai di Semarang langsung menuju kos saya dulu. Nebeng di kamarnya adek kos. Graha Vena Cava, I miss you!! Setelah temu kangen, ngobrol ngalor ngidul, saya berangkat ke paragon mencari properti foto prewed buat besoknya, tanpa sang pacar karena dia lagi sibuk jaga. :(

Sabtu sore akhirnya saya bertemu dengan sang pacar. Kangennnn. Ihhh sekarang udah gendutan lagi. Tapi saya senang karena sebelumnya dia kurus tirus seperti ga diurus. Ya memang ga diurus sih, lah saya di Bekasi. Hehee.. Kasian dia baru pulang jaga, belum istirahat, langsung saya todong untuk persiapan foto besoknya. Tapi kelihatan dia senang koq, kan sama pacar, ya harus senang dunk! *maksa

Pagi-pagi jam 6.30 saya mulai dimake up. Make up baru selesai jam 8, langsung turun hujan. Hujannya bukan mereda malah makin deras. Jam 11 akhirnya hujan berhenti dan kita langsung cuss ke pantai Marina.

Saya punya beberapa konsep untuk foto prewed yang sudah dinantikan sejak tahun lalu.

Pertama. Saya pengen banget foto di stasiun Tawang. Kenapa? Karena untuk foto prewed ini temanya perjalanan cinta saya dan sang pacar. Dari 6 tahun pacaran, separuhnya kami jalani dengan LDR. Tapi konsep ini GAGAL karena tidak mendapat izin untuk foto di Stasiun Tawang.

Kedua. Saya juga pengennnn banget foto yang ada grand pianonya. Tapi, sang fotografer lagi-lagi mengecewakan. Dia ga dapet lokasi yang ada grand pianonya. Saya malah teringat toko Oen. Lalu saya meminta sang fotografer untuk ngecek ke sana, tapi lagi-lagi dia mengecewakan karena sampai H-1 jam 9 malam dia ga kasih konfirmasi dan belum ngecek ke Toko Oen. Untungnya saya dan pacar  inisiatif langsung datang ke toko Oen sorenya. Payah deh. 

Ketiga. Tema pacaran casual di pantai Marina. Properti yang dibawa gitar, buku-buku tebal, kacamata, lolipop, topi lebar. Di sini kami disuruh gaya bebas nyanyi-nyanyi di tengah padang ilalang. Panas bok! Tapi hati senang karena bersama sang pacar. *blushing

Keempat. Kami pertama kali bertemu dan berkenalan di gereja Gerformeed semarang. Gereja tua bangunan Belanda ini sangat penting artinya bagi kami. Di gereja ini saya memakai night gown dengan topi bulu hitam, sang pacar memakai kemeja plus vest. Foto-foto di gereja ini secepat kilat karena sebentar lagi gedung gereja akan dipakai untuk ibadah selanjutnya.

Jam 3 sore kami kelaparan, lalu diselingi makan.

Cuaca Semarang saat itu mendung lagi. Karena takut hujan lagi, akhirnya kami membatalkan foto di Toko Oen karena mau ngejar foto di kota lama. Jadi gagal juga deh foto di grand piano. :((

Terakhir, kota lama.

Sebenarnya, yang sebenarnya,, saya masih pengen foto lagi di semawis (pecinan). Saya pengen banget foto di ruang publik, kan seru tuh diliatin orang-orang. Hehee.. Tapi, sang fotografer tampaknya mau ada job liputan lagi. Harusnya sih 1 hari itu full buat saya dunk ya, wong dia sudah mengecewakan saya koq.Tapi karena sang pacar pun sudah capek, akhirnya kami mengakhiri sesi foto hari itu di kota lama pada pukul 5 sore. 

Hari itu ditutup dengan dinner di koenokini bersama sang pacar. Ahhh senangnya. You really made my world so colorful. Lupa deh semua kegalauan kemarin. Oh ya, saya putuskan untuk cukup tahu saja bagaimana karakter si dia. Saya ga peduli kalau memang orang-orang berpikiran negatif, nanti mereka juga akan melihat yang sebenarnya tentang saya. Yang penting, saya menjadi diri saya sendiri dan berusaha untuk menjadi orang baik dan berpikiran positif. 

Senin pagi saya sudah di kereta lagi menuju Jakarta. See you at marhusip, pacarku sayang. :*

I love Lolipop

Ciehhh yang foto prewed ^^

Dinner at koenokini. Lolipopnya teteeppp ikutan foto ^^








Rabu, 09 Januari 2013

115 hari menjelang..

Happy new year 2013!! Telat banget ya saya.. nggak apa2 lah ya, kan ini blog saya, ya saya bebas mau nulis happy new year di bulan juni juga nggak ada yang melarang kan..hehee..

Thank God 2012 sudah boleh dilalui. Tahun 2012 yang diramalkan kiamat, 2012 yang sangat fluktuatif, sampai saya sempat berpikir mungkin dunia benar-benar akan kiamat. Tapi kiamat, siapa takut? Saya kan punya jaminan keselamatan dari Tuhan.Tapi, tapi, saya belum kawin! *Lah, nggak konsisten..

Nah, bicara soal wedding, saya kira masih lama ya, saya kira dari bulan 1 ke bulan 5 itu masih setengah tahun lagi. Lalu ketika saya lihat wedding ticker, 115 hari lagi!! Aaakkk seketika saya merasa bodoh banget soal itung-itungan, padahal kan saya dulu suka banget matematika. Oke, 115 hari menjelang hari bersejarah dalam hidup saya. Apa yang telah dan belum saya lakukan?

115 hari menjelang pernikahan, yang sudah fix baru gedung, tanggal marhusip, katering adat, kebaya hari H, make up hari H.

115 hari menjelang pernikahan, belum ada kepastian saya diberkati di gereja mana. Apakah tetap di HKBP Suprapto, ataukah di GKI Jatiasih, atau di gereja lainnya.

115 hari menjelang pernikahan, saya belum mengikuti Bina Pra Nikah. 

115 hari menjelang pernikahan, saya belum foto prewedding. Vendor foto prewed saya adalah vendor termarmos (marah dan emosi ) sedunia. Vendor yang tidak memperhatikan kliennya, dan vendor sok sibuk. Kliennya dibiarkan terkatung-katung tanpa kejelasan. Dan vendor itu adalah : Bintang Merah Photography. Sialnya saya sudah bayar lunas untuk prewed, how stupid I am!

115 hari menjelang pernikahan, saya belum beli cincin kawin.

115 hari menjelang pernikahan, saya belum jahit songket, kebaya martumpol, belum beli bahan seragam keluarga dan pandongani.

115 hari menjelang pernikahan, belum fix mau pake dekor yang mana.

115 hari menjelang pernikahan, saya belum survey suvenir dan undangan.

115 hari menjelang pernikahan, sepatu donamichi saya yang kebesaran itu belum selesai juga.

115 hari menjelang pernikahan, saya belum menemukan pekerjaan di Semarang.

115 hari menjelang pernikahan, saya kangen dengan sang calon suami.. *blushing. Tapi, ada tapinya saudara-saudara! Kangen ini tidak bisa langsung terbayar, karena sibuknya sang calon suami. Cuma bisa bengong ngadepin bbm dan sms yang belum dibalas juga. Huft!

Banyak juga ya yang belum fix. Oh, kenapa waktu berjalan begitu cepat..

Kamis, 29 November 2012

I Won't Give Up

Life is getting crazier. Itulah jawaban dari pertanyaan kenapa saya lama tidak update blog. I know right away that life is not that easy. Sometimes I really want to quit the fight. Paling susah adalah ketika kita sedang didera masalah yang begitu berat, kita juga harus menjadi penolong buat mereka yang sedang didera masalah. Profesi dokter menuntut kita untuk multi talented. Mungkin Tuhan mau menunjukkan sesuatu hikmat buat saya. Beberapa kali saya mendapat pasien yang ada kaitannya dengan ilmu psikiatri/kejiwaan, sesekali ada pasien depresi, neurosis, ataupun psikosis. Saya harus berusaha untuk menjadi teman bicara bagi pasien yang tiba-tiba curhat mengenai masalah pribadinya, yang akhirnya diketahui bahwa keluhannya muncul dari kondisi mentalnya. Dari sini saya disadarkan kembali bahwa tiap orang diberikan ujian sesuai dengan porsinya, tidak kurang dan tidak lebih. Begitu pula dengan saya, Tuhan pasti mengijinkan semua yang terjadi dalam hidup saya karena Dia tahu saya bisa melewatinya.

Suatu ketika saya sampai di satu titik dimana saya benar-benar ingin menyerah. Thing's a lil bit crazier at that time. Hal kecil menjadi besar. Lagi-lagi dia yang menjadi sasaran tembaknya. Walau setelah perdebatan yang cukup alot akhirnya kami saling meminta maaf, dan saya luluh dong waktu dia kirim lagu "I won't give up" dari Jason Mraz ini.



Dasar cewek, dikasih lagu begini doank langsung luluh klepek-klepek lagi. Tapi lagu ini mengingatkan saya lagi, saya tidak akan menyerah pada apapun juga. Seperti Tuhan yang berbicara pada saya melalui saat teduh saya hari ini. "Never, never, never give up!" Yes My Lord, I won't give up for You never give up on working with me. :')

Here's the lyric I won't give up by Jason Mraz.

When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
There's so much they hold
And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

'Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We've got a lot to learn
God knows we're worth it
No: I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got, yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not, and who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up, still looking up.

I won't give up on us (no I'm not giving up)
God knows I'm tough enough (I am tough, I am loved)
We've got a lot to learn (we're alive, we are loved)
God knows we're worth it (and we're worth it)

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

Selasa, 09 Oktober 2012

Kebaya Myrna Myura - First Meeting

Hari Minggu lalu saya akhirnya bertemu dengan mbak Myrna Myura. Yeayy!! Setelah janjian lebih dari 1 bulan yang lalu, akhirnya tanggal ini datang juga.

Hari Minggu pagi saya sms mbak Myrna perihal janji ketemu kita hari itu, ngasih tahu jam 12 siang saya mau datang.Tidak dibalas. Oh mungkin dia lagi sibuk. Sekitar 1 jam kemudian saya telepon hapenya. Tidak diangkat. Mulai was-was. Sambil lihat-lihat di google map, nyari alamatnya mbak myrna. Get directions from my home to Jalan Datuk Ibrahim, Condet. Beberapa menit kemudian sms saya dibalas. "Jam 12.30 saja ya, Aurel." Okeh! Maka berangkatlah saya bersama mama dan abang saya sekitar jam 11.30. Ternyata Condet nggak jauh-jauh amat dari rumah saya! Jam setengah satu kurang saya sudah sampai di depan rumahnya dengan selamat.

Begitu masuk rumahnya, mata saya langsung tertuju pada kebaya yang dipajang di manekin. Pink! Gold! Well, I love pink. Sampai detik saya bertemu dengan mbak Myrna saya masih galau soal warna. Saya ingin warna broken white untuk pemberkatan. Tapi saya juga ingin warna pink untuk kebaya adat saya. Gold sebagai penggembira saja. Tapi, karena waktu yang mepet untuk gonta ganti baju saya berencana bikin 1 kebaya saja. Maka galaulah saya mengenai warna. Sambil menunggu  mbak Myrna yang masih ada customer, saya buka-buka majalahnya. Makjaaanggg makin pusing dengan model dan warna. Akhirnya Myrna beralih ke saya setelah customer sebelum saya selesai. Hal pertama yang ditanyain jeng Myrna adalah apakah kebaya saya mau dibuat ada perbedaannya saat pemberkatan dan adat? Then I said "Yes". Oke, jadilah dia mulai menggambar. Lalu jeng Myrna menjelaskan soal train alias ekor. Ada train bridal yang bahannya dari kain chiffon tanpa bordir di pinggirannya, ada train yang bahannya dibuat dari tulle dengan bordir dan payet di pinggirannya, ada juga model train dengan bahan organdi. Saya sukses dibikin tambah bingung. Heels sepatu saya juga ditanyakan. Oh, saya sih pengen yang 12 cm, tapi kayaknya nggak bagus juga kalo saya menjulang melebihi sang pengantin pria. Hehee.. Yak, setelah semua request saya digambar, mulai deh ukur-ukur. Selesailah pertemuan pertama saya dengan the young talented designer, Myrna Myura! Reportase kedua nanti ya setelah fitting. Oh ya, katanya hanya ada 1x fitting yaitu 1 bulan sebelum hari H. Saya percayakan semuanya pada mbak Myrna deh. Semoga hasilnya cantik sekali seperti contoh-contoh kebaya Myrna yang pernah saya lihat. 

Rabu, 05 September 2012

My Favorite Wedding Songs

Which wedding songs will I choose for my wedding day, especially for the holy matrimony? I've already  had my list long ago before I knew who will be my groom. But, why only for the holy matrimony? Because I think it's easier to put your favorite wedding songs in the holy matrimony than in the traditional wedding reception. I'm ready to say goodbye to my wedding dream, and say hello to the complicated bataknese tradition. Well, here are my list of favorite wedding songs.

1. Jesu Joy of Man's Desiring
    Composer : Johan Sebastian Bach Cantata No. 147
    This one maybe the first song when I'm walking down the aisle. Hopeeee soooo...
  


2. Grace alone
    Artist : Christina Hamilton
    Here are the lyric, love it!

Every promise we can make
Every prayer and step of faith
Every difference we can make
is only by His grace

Every mountain we will climb
Every ray of hope we shine
Every blessing left behind
is only by His grace

(Chorus)
Grace alone which God supplies
Strength unknown He will provide
Christ in us our corner stone
We will go forth in grace alone

Every soul we long to reach
Every heart we hope to teach
Everywhere we share His peace
is only by His grace

Every loving word we say
Every tear we wipe away
Every sorrow turn to praise
is only by His grace

(chorus)


3. Father we commit to You
    Composer : Unknown

God before us, God beside
God within us abide
God in heaven and in this place
father we commit to You this day

God in pleaure, God in pain
God will ever remaind
God in gladness and God in strife
father we commit to You our lives

For we know, that you re faithfull
Through the stillness and the storm
For you've been with us from the start
Father we commit to You our hearts



4. Be Thou my Vision
    Traditional ireland hymn.
    English versification by Eleanor Hull, 1912.
    Indonesian translation : KJ 405 ( Kaulah ya Tuhan, Surya hidupku )

Be thou my vision, O Lord of my heart,
Be all else naught to me, save that thou art;
Thou my best thought in the day and the night,
Both waking and sleeping, thy presence my light.
Be thou my wisdom, be thou my true word,
Be thou ever with me, and I with thee Lord;
Be thou my great Father, and I thy true son;
Be thou in me dwelling, and I with thee one.
Be thou my breastplate, my sword for the fight;
Be thou my whole armour, be thou my true might;
Be thou my soul's shelter, be thou my strong tower:
O raise thou me heavenward, great Power of my power.
Riches I heed not, nor man's empty praise:
Be thou mine inheritance now and always;
Be thou and thou only the first in my heart;
O Sovereign of Heaven, my treasure thou art.
High King of Heaven, thou Heaven's bright sun,
O grant me its joys after victory is won!;
Great heart of my own heart, whatever befall,
Still be my vision, O Ruler of all.


Minggu, 02 September 2012

STOP DISKRIMINASI ODHA!


Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah acara di Metro TV tentang ibu-ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV. Saya  selalu sedih dan gemas jika membahas bagaimana stigma masyarakat kita terhadap ODHA ( Orang Dengan HIV AIDS ). Stigma tersebut selalu menyangkut masalah moral dan cara penularan HIV AIDS. Masyarakat kita beranggapan bahwa ODHA adalah orang yang "kotor" akibat perilaku asusila mereka, sering berganti-ganti pasangan, atau pengguna narkoba. Mereka dipersalahkan, didiskriminasi, bukan hanya karena anggapan bahwa mereka tidak bermoral, tetapi juga karena pengetahuan yang kurang mengenai cara penularan virus ini. Yang lebih membuat saya gemas adalah bukan hanya masyarakat dengan pengetahuan yang kurang yang mendiskriminasi, tetapi saya sering menemukan bahwa beberapa kalangan medis pun demikian. Ya, kalangan medis, di antaranya dokter! 

Diskriminasi terhadap ODHA bukannya menghentikan penyebaran virus HIV, tetapi justru mempersulit pencegahannya. Kenapa? Karena dengan adanya diskriminasi terhadap ODHA, ODHA menjadi menutup diri, hal ini mempersulit dalam penanggulangan HIV AIDS. ODHA juga perlu akses untuk mendapatkan informasi yang benar mengenai HIV AIDS. Sebagai contoh, seorang bapak yang terinfeksi HIV merahasiakan kepada istrinya bahwa dia telah terinfeksi HIV, sebagai akibatnya sang istri pun tertular, kemudian sang istri melahirkan bayi dengan HIV. See? Sekali lagi, diskriminasi malah mempersulit penanggulangan HIV AIDS!

Banyak orang beranggapan terinfeksi HIV berarti dunia ini kiamat sehingga ODHA dijauhi karena takut tertular. Oke, memang belum ditemukan obat untuk memberantas virus HIV, tetapi perkembangan teknologi farmasi saat ini membawa kita kepada obat ARV ( Anti Retro Virus ) yang mampu menurunkan dampak virus HIV terhadap ODHA yang rutin mengonsumsinya. HIV tidak ditularkan melalui berjabat tangan, berpelukan, minum dari gelas yang sama, gigitan nyamuk, atau terpapar batuk atau bersin dari ODHA. Itu cuma mitos yang salah di masyarakat. Penularan air ludah saat berciuman belum terbukti, kecuali bila terdapat luka ketika berciuman.  HIV dapat ditemukan dalam cairan tubuh seperti darah, cairan semen, cairan vagina dan air susu ibu. Penularan melalui air susu ibu tergantung oleh jumlah virus ( viral load ) ODHA, semakin tinggi jumlah virus, semakin tinggi pula resikonya. HIV ditularkan melalui seks penetratif (anal atau vaginal) dan oral seks; transfusi darah; pemakaian jarum suntik terkontaminasi secara bergantian dalam lingkungan perawatan kesehatan, melalui suntikan narkoba; serta melalui ibu ke anak, selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Anggapan bahwa seseorang terinfeksi HIV adalah sebagai akibat dari dosa-dosanya sendiri juga tidak sepenuhnya benar. Dari tahun ke tahun jumlah kasus HIV pada ibu rumah tangga yang "tidak berdosa" meningkat. Berdasarkan Laporan Kemenkes Januari-Juni 2012, ibu rumah tangga menempati posisi ketiga kasus AIDS di Indonesia. 

Betapa kejamnya diskriminasi terhadap ODHA. Mereka manusia yang juga memiliki kesempatan untuk hidup bebas. Tidak semua dari mereka bersalah akibat perilaku mereka, jika memang akibat dari kesalahan mereka yang dulu, mereka tetap masih memiliki kesempatan untuk menjalani hidup. Beban hidup mereka dengan mengidap HIV AIDS sudah berat, jangan lagi ditambah dengan diskriminasi. Biarlah mereka dapat membuka diri dan bisa memberikan kesaksian kepada masyarakat. Dengan demikian HIV AIDS dapat lebih mudah ditanggulangi.

Stop diskriminasi ODHA!






Rabu, 29 Agustus 2012

Jika Anak Anda Kejang Demam

Berikut pertolongan pertama jika anak anda mengalami kejang demam :
  1. Jangan panik! Tetap tenang dan teruslah berada di dekat anak anda.
  2. Baringkan anak dengan memiringkan tubuhnya, hal ini untuk mencegah agar muntahannya tidak tertelan.
  3. Pastikan pernafasannya lancar dengan melonggarkan baju, celana, dan benda-benda lain yang mungkin mengganggu saluran nafas.
  4. Jangan menyumpal mulut anak dengan sendok, kain, atau jari di antara giginya.
  5. Singkirkan benda tajam dan berbahaya yang ada di sekitar anak.
  6. Setelah kejang berhenti, beri obat penurun panas.
  7. Segera konsultasikan ke dokter.
Semoga tips ini dapat membantu anda. Ciao!*saltotigakali

Jumat, 24 Agustus 2012

Perdarahan abnormal uterus, apa sebabnya?

Sebagai perempuan, saya bersyukur selama ini siklus haid saya normal, tidak pernah mengalami gangguan menstruasi. Paling-paling PMS yang amat sangat mengganggu dan sulit dikontrol, mood cepat sekali berubah, paginya manisss, siangnya bisa setajam silet. Hormonal oh hormonal...Banyak perempuan yang mengalami gangguan haid/mestruasi, misalnya, tidak haid sama sekali, atau malah lama haid lebih dari 10 hari. Siklus haid yang tidak teratur bisa saja terjadi, tapi kalau sampai 3 bulan tidak haid, atau haid selalu banyak selama lebih dari 10 hari, atau malah ada perdarahan di luar siklus haid baik dalam jumlah banyak ataupun hanya berupa bercak, segeralah periksa ke dokter anda! Nanti dokter anda akan mencari tahu kemungkinan penyebabnya, mulai dari pertanyaan usia, sedang hamil/tidak, siklus menstruasi teratur/tidak, berapa kali mengganti pembalut, apakah ada rasa nyeri baik saat haid/tidak/saat berhubungan dengan suami, apakah ada perdarahan setelah berhubungan, dan sebagainya. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan fisik  maupun pemeriksaan dalam, jika diperlukan dokter akan menyarankan untuk pap smear, pemeriksaan darah (hemoglobin, kadar ferritin serum, kadar Fe/zat besi, TSH (thyroid stimulating hormone), profil pembekuan darah), USG, atau biopsi endometrium.

Sebelum kita tahu penyebab perdarahan abnormal dari uterus, mari kita kenali macam-macam perdarahan abnormal pada wanita.

1. Amenore.
          Amenore dibagi menjadi dua, amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer digunakan pada perempuan yang belum mengalami menstruasi setelah berusia 15 tahun. Sedangkan amenore sekunder merujuk pada perempuan yang pernah menstruasi namun berhenti mens selama 3 bulan atau lebih. Untuk early teenager yang baru saja mengalami menstruasi, terkadang dapat mengalami mens tidak teratur. Hal ini bisa terjadi karena keseimbangan hormon yang masih labil. Jadi, cocok juga ya kalau disebut ABG labil. *dijitak rame-rame sama adek2 remaja. Namun, kalau anda bukan lagi teenager dan mengalami amenore sekunder. Go see your doctor! Mungkin bisa karena ketidakseimbangan hormon, atau anda hamil? Nanti dokter anda yang akan melakukan pemeriksaan lebih lengkapnya. 

2. Menoragia : perdarahan uterus lebih dari 7 hari dan dengan jumlah berlebihan (>80 ml) dengan interval teratur.

3. Metroragia : perdarahan uterus dengan jumlah bervariasi di antara dua periode menstruasi, dengan interval yang tidak teratur namun sering terjadi.

4. Polimenorea : interval haid terlalu pendek (<21 hari) dengan interval teratur.

5. Oligomenorea : interval haid terlalu panjang (>35 hari) dengan interval haid teratur.

Nah, penyebab dari berbagai macam perdarahan abnormal uterus ini bermacam-macam seperti terlihat pada gambar berikut.


Nah, kalau menurut klasifikasi FIGO, penyebab perdarahan abnormal pada wanita usia reproduksi yang tidak sedang hamil bisa diingat sebagai PALM dan COEIN seperti gambar berikut ini.


Pada wanita hamil usia reproduksi perdarahan abnormal uterus biasanya disebabkan oleh abortus, kehamilan ektopik,  penyakit tropoblas gestasional, atau "implantational bleeding". 

Yak, sekian dulu cerita dari saya tentang penyebab perdarahan abnormal uterus. Saya pamit undur diri ya pemirsa.


Regards,
Aurel.

Finally, Myrna Myura!

Myrna Myura, designer kebaya paling dicari di jakarta dan sekitarnya, akhirnya bales sms saya! It's a wow! Awalnya saya cuma iseng coba-coba sms mbak myrna ini seminggu yang lalu, tidak dibalas. Saya sih ngga berharap banyak karena katanya sih susah banget menghubungi dia, tapi iseng saya sms lagi kemarin. Eh, tadi pagi dia bales sms saya! Ahhh..senangnya, saya menghubungi mbak myrna tidak sesulit yang dibayangkan. Saya penasaran banget karena designer satu ini begitu terkenalnya di dunia maya, karena katanya sih, harganya relatif terjangkau dengan hasil yang memukau. Coba deh ketik nama myrna myura di google, banyak blog dan forum yang merekomendasikan mbak myrna ini. Saya baru bikin appointment bulan oktober nanti, hadeuhh lama banget mbak..ya sudahlah, yang penting nama saya sudah dimasukkan ke listnya dia. Can't wait to see you, mbak myrna!

Untuk price list, nanti saja ya saya share kalau sudah ketemu mbak myrna.

Bagi yang mau coba hubungin myrna myura, ini nomornya : 085719377007
FB : Myrna myura

Selasa, 21 Agustus 2012

I keep on falling in love with him

Hari ini bukan anniversary saya dan dia. Hari ini sudah 6 tahun lebih 5 bulan 1 minggu 6 hari saya punya status in a relationship dengan dia. Tapi di sela-sela ketidaksibukan jaga saya jadi teringat sifat kekanak-kanakan (atau  kewanita-wanitaan?) yang ngambekan beberapa hari yang lalu. Sering banget saya iri dengan cewek yang kekasihnya suka ngasih bunga, cd lagu-lagu romantis, diantar jemput, ketemu tiap hari, pokoknya treats you like lady lah. Beberapa waktu yang lalu saya protes ke sang pacar karena dia nggak seromantis itu. *Well, I'm just an ordinary woman who likes to be treated like a lady. Dia memang tidak romantis seperti di FTV, tapi saya tahu dia berjuang untuk saya.

Waktu jaman dia PTT di daerah sangat terpencil di pulau Sumba dimana tidak ada listrik, air, dan sinyal, dia rela naik bukit setiap sore demi menelpon saya. Dan, setiap sore adalah waktu terpenting saya saat itu. Kalau saya sedang sibuk dan melihat ada missed call dari dia di handphone saya, saya sedih karena begitu saya menelpon balik, dia sudah turun bukit karena hari sudah malam.

Di sela-sela kesibukannya di rumah sakit, di saat dia penat dan ada sedikit waktu istirahat untuk tidur karena dia sangat kurang tidur, dia menelpon saya, dan bilang ingin mendengar suara saya sebagai penyemangatnya. *langsungterbangkelangitketujuh

Di saat-saat dimana saya sangat butuh seseorang terpercaya, dia menjadi bestfriend untuk saya. Dia pendengar yang baik, dan saya nyaman dengan dia.

Dia orang yang cukup dewasa dan abang yang baik untuk sifat kekanak-kanakan saya. Well, saya anak bungsu dan cewek sendiri di keluarga, terkadang sifat manjanya suka keluar tanpa inget umur. -______-

Sepertinya semua alasan di atas itu alasan klise kalau orang lagi jatuh cinta ya. Sudah 6 tahun 5 bulan 1 minggu dan 6 hari kami bersama loh, and I keep on falling in love with him. God bless our relationship. :)




Tiap Langkahku diatur oleh Tuhan

Hal yang tak pernah terpikirkan oleh saya terjadi dalam hidup saya. Pukulan besar buat keluarga saya terjadi di saat-saat saya sedang menyiapkan pernikahan saya. Awalnya saya ingin sekali protes pada Tuhan, tapi saya menyadari bahwa setiap kejadian yang saya dan keluarga alami tidak mungkin terjadi tanpa izin dari Tuhan. Thank GOD karena dia a.k.a. abangku a.k.a calon suami (ecieee) tetap mendukung dan memberi semangat hingga saya bisa bangkit dan tersenyum lagi. Walau masalah masih ada, saya yakin dan percaya tangan Tuhan selalu menopang kehidupan saya dan keluarga. Saya selalu mengingat kisah Ayub yang tetap teguh beriman kepada Tuhan di saat-saat terberat dalam hidupnya hingga dia bangkit kembali dan Tuhan memberikan kepadanya dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. Lagu yang dibawain oleh Lea Simanjuntak feat Pongky Barata ini bagus banget deh. Love it! Love Jesus more and more.


Senin, 20 Agustus 2012

The Power of Make Up and Hair do

Make up adalah salah satu bagian terpenting bagi pengantin wanita selain kebaya, terutama bagi pengantin batak. Calon pengantin wanita batak harus memilih make up yang oke dan tahan lama karena acaranya akan berlangsung seharian, mulai dini hari saat dimake-up sampai acara selesai biasanya sampai malam. Sepertinya saya harus diinjeksi vitamin B kompleks dan vitamin C dulu nih biar kuat stamina. 

Make up yang bagaimana yang akan saya pilih? Tentunya make up dan hair do yang cocok untuk adat batak. Agak nggak cocok kan kalo di pesta adat batak saya make up ala jawa, atau rambut saya digerai gelombang mempesona ala bride internasional? Untuk make up, banyak orang yang suka make up yang "manglingi banget", nah saya justru nggak mau yang "manglingi banget" tersebut. Nanti takut calon suami saya sampe nggak kenal saya, berasa nikah sama cewek lain. Hahaa..alasan yang dangkal banget yak! Yah cukup make up yang natural tapi elegan, nggak mau yang ketebelan dan norak apalagi bikin muka saya kayak ibu-ibu batak. Tidaaakkkkk! Setelah browsing nama-nama make up artist yang sudah sering megang pengantin adat batak, saya menemukan beberapa nama. 
  1. Sofia make up artist. Ini yang menjadi kandidat teratas untuk make up saya. Saya suka make up matanya, cantik.Contoh-contoh make up nya bisa dilihat di www.sofiamakeup.com. Atau bisa dicek di fbnya, search aja sofia make up.
  2. Mbak Ugie. Ini juga bagus, tapi tidak sesuai budget saya, untuk make up pengantin batak start from 5 juta. Diskon 50% boleh ngga mbak?-___-'
  3. Nungky Make up artist. Contoh-contohnya bisa dilihat di facebook.
  4. Desy Wahyu. Bisa dilihat di facebook juga.
  5. Anpa Suha. Anpa Suha ini cantik sekali hasil make upnya. Tapi..tapi...ada yang mau nyumbang dana buat saya?Dari forum weddingku, anpa suha pasang harga mulai 10 juta. *pingsan
  6. Mbak Emil Lettazel. Saya belum bisa menghubungi mbak emil ini, ini nomor yang saya dapat dari forum : 08561161426. Waktu saya hubungi nomor ini nggak aktif.
Sekian daftar make up artists yang berhasil saya kumpulkan. Semoga membantu untuk pemirsa sekalian yang juga sedang repot mempersiapkan pernikahannya.

Jumat, 27 Juli 2012

Saya Orang Batak

Beberapa waktu ini saya sering mendapat pertanyaan dari pasien asal suku saya. Entah kenapa mereka  kepo banget soal suku saya, tapi saya selalu menjawab dengan senyuman semanis madu (*hening..abaikan), "Saya orang Batak".

Sejak kecil terus terang saya kurang suka kalau teman-teman tahu saya orang batak. Batak identik dengan supir angkot, kasar, keras, pelit. Saya tidak suka tiba-tiba teman SD saya memanggil saya "Horas bah!" atau menambahkan awalan atau akhiran "bah" di setiap kalimatnya. Yah, memang tidak semua teman SD saya seperti itu, hanya beberapa teman yang jahil. Tapi saya, yang pada saat itu masih SD, tidak suka.

Papa saya batak, mama saya dari Solo. Papa saya Sihite. Mama saya sudah ditahbiskan sebagai bagian dari suku batak dengan diberi marga Hutabarat. Sebenarnya saya tidak jauh dengan budaya batak, saya sering diajak ke acara batak dan mendengar lagu-lagu batak. Saya juga diajarkan silsilah keluarga Sihite dan keturunan keberapa saya. Saya diajarkan untuk menghafal bagaimana saya memanggil mereka. Namun di satu sisi saya juga banyak dikenalkan dengan adat Jawa/Solo dari mama. Saya dilahirkan di Jakarta, bertumbuh, berkembang, bermain, bersekolah di Bekasi dan Jakarta. Saya tidak mengerti bahasa Batak karena di rumah tidak ada yang berbicara dengan bahasa Batak. Waktu kecil, kalau ditanya oleh teman atau guru saya mengenai suku saya, saya menjawab, "Jawa". Bukan karena saya bangga karena saya juga berdarah Jawa dari mama saya, tetapi lagi-lagi karena saya tidak suka dengan Batak.

Waktu saya kecil, saya sering diajak main ke rumah saudara-saudara papa. Sepupu saya sebagian besar laki-laki, saya juga tidak memiliki saudara perempuan, jadi saya bisa dibilang ingin dianggap setara atau sama kuat dengan abang-abang atau sepupu laki-laki saya. Waktu itu saya benci sekali ketika disuruh ikut ke dapur, mereka bilang "anak perempuan/boru harus bantu-bantu di dapur. Masa boru batak main di depan sama laki-laki, sana bantuin kakakmu di dapur." Hal ini berkali-kali dikatakan kepada saya setiap saya berkunjung ke rumah saudara-saudara papa. Sementara kalau saya berkunjung ke rumah saudara mama, saya bebas bermain, tidak harus membantu di dapur. Ini membuat saya berpikir bahwa orang batak nggak asik. Saya kesal karena mereka selalu menyuruh saya ke dapur, ini membuat saya berpikir bahwa orang batak merendahkan perempuan. Perempuan kerjanya di dapur, sementara laki-laki ongkang-ongkang kaki di depan. Ini pikiran masa kecil saya.

Beranjak remaja, hal seperti itu masih berulang. Hal lainnya adalah saya sering dibanding-bandingkan dengan anaknya keluarga batak "A", atau sepupu "B" yang sukses. Saya harus bisa lebih dari mereka. Sebenarnya hal ini baik kan? Kalau saat ini sih saya mengerti bahwa itu dilakukan orang tua saya supaya saya terdorong untuk maju. Tapi saya di masa remaja dulu merasa capek dengan hal ini. Saya lebih muak lagi jika ada keluarga yang membanggakan anaknya. Sebenarnya ini juga hal yang wajar ketika orangtua membanggakan anaknya kan? Saya pun sering sekali dibanggakan oleh orang tua, tetapi dalam kadar yang wajar, tidak sampai mencela orang lain. Kejadian-kejadian yang saya alami seringkali mengantarkan saya kepada kesimpulan bahwa orang batak memang dekat dengan kesombongan. Itulah yang masih saya tangkap sampai sekarang.  

Di masa SMA, saya sempat berkata pada diri saya sendiri kalau saya tidak akan pacaran dengan pria Batak. Semakin kuat rasanya ketidaksukaan saya pada batak. Saya sering menemukan orang batak yang merasa bahwa merekalah suku terbaik dengan persaudaraan yang sangat kuat. Menurut saya bangga tidak ada salahnya, tapi tidak berlebihan. Persaudaraan yang sangat kuat? Pengalaman saya mengatakan tidak juga. Tapi ini pengalaman pribadi saya saja, secara umum katanya sih iya. Saya belum pernah benar-benar merasakannya.

Mulai kuliah, saya bertemu dengan beberapa mahasiswa batak. Bergaul dengan beberapa dari mereka membuat saya bersyukur papa saya tidak pernah memaksa saya harus mencari jodoh yang sesuku alias Batak. Papa saya demokratis, mau mendengarkan pendapat anaknya dulu, tidak langsung memaksa atau mengkondisikan anaknya ke dalam perasaan bersalah karena berbeda pendapat dengan orang tua. Papa saya tidak pernah menunjukkan sifat kebatakan yang "angkuh" seperti yang saya sebutkan di atas. I love you, papa. 

Jadi begitulah, bertahun-tahun saya sulit mengakui kalau saya orang batak. Lucunya sodara-sodara, di masa kuliah ini saya malah bertemu dengan seorang pria batak! Dia berbeda dengan orang batak kebanyakan yang saya kenal. Dia sangat humble, sangat halus ucapan dan perasaannya, dan tidak suka memaksa. Awalnya saya tidak berminat ketika saya tahu dia mulai mendekati saya. Anyway, saya orangnya murah senyum lebaarrr dan tertawa, sering membuat ge'er beberapa pria. Saya suka berteman. Jadi, saya biarkan dia mengenal saya dulu, jalan bareng, olahraga bareng. Saya suka olahraga, jadi begitu diajak joging bareng, saya senang karena ada teman joging. Awalnya cuma itu, tapi ternyata tanpa saya sadari, saya mulai tertarik dengannya. Dia berbeda dengan batak di mindset saya sebelumnya. Saya yang dulu tidak ingin punya pacar batak, sekarang malah pacaran dengan orang batak selama hampir 6,5 tahun. Psstttt, orang batak itu setia juga loh. Nah, mulai dari sinilah saya mau mulai belajar lagi tentang budaya batak.

Saya mulai menyadari bahwa biar bagaimanapun darah batak mengalir deras dalam diri saya. Saya tidak bisa  menyangkal itu. Di masa kuliah saya mulai banyak belajar istilah-istilah batak, berteman dengan banyak orang batak, sampai makan makanan batak! Ya, saya tidak suka sangsang, arsik ikan mas, panggang. Tapi di acara persekutuan mahasiswa batak dulu entah mengapa saya tergoda ingin mencoba sangsang. Walau sampai sekarang saya masih belum menyukai sangsang, setidaknya saya pernah berhasil makan sangsangnya sedikit tanpa saya muntahkan lagi! Walau masih banyak saya menemukan karakter-karakter batak yang angkuh, walau sering saya tidak setuju dengan sifat merasa-paling-benar beberapa dari mereka, tapi anehnya saya menikmati saja berteman dengan mereka. Bagaimanapun juga, saya harus bangga menjadi orang batak. Saya bangga dengan kebudayaannya, walaupun ada beberapa adatnya yang saya tidak setuju karena bertentangan dengan keyakinan Kristen, tapi adat yang bertentangan tersebut sudah mulai ditinggalkan. Saya cukup bangga dengan integritas mereka untuk tetap melestarikan budaya batak. Karena budaya itu nilainya mahal sodara-sodara. Negara ini sudah cukup terpuruk dengan berbagai permasalahan ekonomi, sosial, politik, dan agama. Jangan sampai kebudayaan ini hilang di tangan generasi baru seperti saya. Bangsa lain tertarik dengan budaya di Indonesia. Kenapa kita nggak? Hingga saat ini, saya memutuskan untuk bangga menyatakan, "Saya orang Batak."

Bell's Palsy - Lumpuh/Lemah Wajah Sebelah

Suatu pagi Ibu Iyem mengeluh kelopak mata kanannya terasa berat untuk ditutup, tidak bisa mengedip berbarengan dengan mata kiri, dan pandangan mata kanannya kabur. Awalnya dia mengira karena masih mengantuk, namun keluhan ini berlangsung sepanjang hari. Ketika melihat ke cermin, mulutnya mencong ke sisi kiri. Ibu Iyem panik karena menyangka dirinya terkena serangan stroke dan segera memeriksakan diri ke dokter.

Serangan lumpuh atau lemah pada wajah sesisi seperti yang dialami Ibu Iyem ( hanya nama ilustrasi ya..) di atas sering menimbulkan rasa panik atau ketakutan bagi sebagian besar orang karena sering disangka stroke. Nah, jika anda mengalami kejadian seperti yang dialami Bu Iyem di atas, tidak perlu langsung panik sodara sodara! Rasa panik dan khawatir itu tidak baik untuk kesehatan psikis kita juga. Tidak perlu panik, karena belum tentu itu stroke, tetapi Bell's Palsy. Ayo yang sudah pernah dengar tentang Bell's Palsy acungkan tangan! *Tepuk tangan panjang. 
Yuk, kita kenali apa itu Bell's Palsy, apa bedanya dengan stroke.

Apa itu Bell's Palsy?
Bell's Palsy adalah suatu kelainan pada saraf wajah yaitu saraf fasialis yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah. Bell's palsy ini ditemukan oleh seorang ahli anatomi Skotlandia yang namanya Sir Charles Bell. 

Gejalanya?
Bell's palsy ini terjadi secara tiba-tiba dengan gejala yang beragam. Namun gejala yang sering terjadi ya seperti yang dialami Ibu Iyem di atas, wajah mencong ke salah satu sisi dimana sisi wajah yang terkena menjadi datar dan penderita merasa wajah seperti terpuntir, sulit menutup kelopak mata atau tidak dapat menutup sempurna. Selain itu dapat juga terjadi gangguan pengecapan, hipersalivasi (produksi air ludah berlebih), mata terasa perih, rasa baal pada satu sisi wajah yang terkena, hiperakusis (sensasi pendengaran yang berlebihan), serta rasa nyeri di sekitar telinga.

Jadi, apa bedanya dengan stroke?
Beda!! Pokoknya beda!!*Dokter macam apa ini.
Pada serangan stroke, kelumpuhan atau kelemahan tidak hanya terjadi di wajah, tetapi juga disertai kelemahan anggota gerak. Kenapa bisa begitu? Karena letak kerusakan sarafnya berbeda dengan Bell's Palsy. Stroke disebabkan oleh terganggunya bagian otak yang mengatur pergerakan salah satu sisi tubuh, termasuk wajah. Sedangkan Bell's Palsy, gangguan terjadi di perifer alias bukan di otak (sentral) yaitu di saraf fasialis perifer.



Apa penyebab Bell's Palsy?
Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti. Beberapa ahli meyakini virus herpes simpleks menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saraf fasialis. Selain itu kerusakan saraf fasialis bisa juga disebabkan oleh penekanan saraf fasialis oleh tumor otak, infeksi telinga tengah, dan kerusakan wajah di dasar tengkorak. Bell's palsy juga dapat disebabkan oleh angin dingin yang masuk ke dalam tengkorak sehingga membuat saraf fasialis menjadi sembab lalu membesar, akibatnya saraf fasialis terjepit dan akhirnya lumpuh. Pesan saya untuk pengendara sepeda motor jarak jauh, pakailah helm full face karena terjangan angin dari depan berisiko untuk terjadinya Bell's Palsy. Waspadalah! Waspadalah! *Ala Bang Napi. Waspada juga faktor risiko angin dingin langsung dari AC. Pindahlah dari posisi tidak menguntungkan ini sebelum anda menyesal! *Apa coba.

 Pengobatannya bagaimana?
Pengobatan dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah pengaruh psikologi pasien terhadap kelumpuhan saraf ini. Tetapi sekali lagi tidak perlu panik dulu, prognosis (kemungkinan sembuh) Bell's Palsy umumnya  baik. Penyembuhan komplit dapat tercapai pada 85 % kasus, penyembuhan dengan asimetri otot wajah yang ringan sekitar 10% dan 5% penyembuhan dengan gejala sisa berat. 

Beberapa ahli percaya bahwa kortikosteroid misalnya prednison harus diberikan dalam jangka waktu tidak lebih dari 2 hari dari timbulnya gejala dan dilanjutkan 1-2 minggu tappering off. Kombinasi penggunaan kortikosteroid dan Antiviral oral memberikan hasil yang lebih baik daripada penggunaan kortikosteroid oral saja dan akan lebih baik bila terapi diberikan dalam 72 jam pertama.

Disamping terapi obat-obatan, pada kasus Bell’s palsy juga dilakukan perawatan mata dan fisioterapi. Perawatan mata tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kekeringan pada kornea karena kelopak mata yang tidak dapat menutup sempurna dan produksi air mata yang berkurang. Perawatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan artificial tear solution pada waktu pagi dan siang hari dan salep mata pada waktu tidur. Gunakanlah kacamata bila keluar rumah untuk menghindari debu.

Penderita juga harus sabar karena diperlukan kontrol rutin dalam waktu yang lumayan lama (sekitar 3 bulan) untuk penyembuhan. 

Anda bisa melakukan terapi di rumah untuk mempercepat penyembuhan antara lain dengan latihan wajah. Latihan wajah bisa dilakukan pagi dan sore hari. Lakukan latihan sebaik mungkin. Pada fase akut dapat dimulai dengan kompres hangat dan pemijatan pada wajah, hal ini berguna meningkatkan aliran darah pada otot-otot wajah. Kemudian latihan dilanjutkan dengan gerakan-gerakan wajah tertentu yang dapat merangsang otak untuk tetap memberi sinyal untuk menggerakan otot-otot wajah. Sebaiknya latihan ini dilakukan di depan cermin. Gerakan yang dapat dilakukan berupa:
- Tersenyum
- Mencucurkan mulut, kemudian bersiul
- Mengatupkan bibir
- Mengerutkan hidung
- Mengerutkan dahi
- Gunakan telunjuk dan ibu jari untuk menarik sudut mulut secara manual
- Mengangkat alis secara manual dengan keempat jari
- Menutup mata

Sekian dulu cerita dari saya tentang Bell's Palsy. Tulisan ini saya dapat dari berbagai sumber informal. Ciao! *Salto 3 kali.